Sport

Skuad Muda Indonesia Punya Target Besar di Kejuaraan Asia 2026

Jakarta (KABARIN) - Tim bulu tangkis Indonesia membawa harapan besar saat tampil di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 yang akan digelar di Ningbo Olympic Sports Center, China, pada 7 hingga 12 April.

Mayoritas pemain yang diturunkan kali ini masih berusia muda dan siap membuktikan kemampuan mereka di level tertinggi.

Ajang ini sendiri merupakan turnamen bergengsi setara BWF Super 1000, sehingga menjadi tantangan besar sekaligus kesempatan penting bagi para pemain muda Merah Putih untuk unjuk gigi. Salah satu yang akan menjalani debut adalah Thalita Ramadhani Wiryawan di sektor tunggal putri.

"Persiapan ke BAC ini cukup siap apalagi kan ini pertandingan BAC pertama saya jadi ada rasa antusiasnya juga," kata Thalita dikutip dari keterangan resmi PBSI, Senin.

Meski baru pertama kali tampil di ajang ini, Thalita merasa lebih percaya diri karena sebelumnya sudah sempat merasakan atmosfer kompetisi internasional saat membela Indonesia di Badminton Asia Team Championships 2026 awal tahun ini. Pengalaman tersebut membuatnya lebih siap menghadapi tekanan.

"Saat tanding di BATC kemarin, saya dapat pengalaman banyak dengan melawan pemain-pemain senior. Itu modal untuk jadi lebih percaya diri saja mainnya, lebih lepas dan bisa main bagus di sini," kata Thalita.

Selain Thalita, pasangan ganda putra muda Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan juga akan mencatat debut mereka di Kejuaraan Asia tahun ini.

"Kami bangga dan senang bisa ikut serta di BAC kali ini," ucap Fathir.

Mereka menyadari bahwa level turnamen ini sangat tinggi karena diisi para pemain papan atas dunia, sehingga persiapan pun ditingkatkan lebih serius dari biasanya.

"Karena ini level Super 1000 jadi pastinya lawannya di atas kami rata-rata jadi tidak bisa disamain seperti main di IC atau Super 100. Setelah tahu dipercaya main di sini, secara persiapan kami coba lebih lagi dari biasanya," timpal Devin.

Namun, kabar kurang baik datang dari sektor ganda putri setelah pasangan Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinnara Nastine harus mundur dari turnamen. Hal ini terjadi karena Rinjani masih dalam proses pemulihan setelah terserang penyakit tipes dan belum kembali dalam kondisi terbaik.

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: